Friday, July 10, 2015

TERNAK GUPPY YUK…

Siapa tak kenal si cantik pemakai rok panjang ky gadis2 spanyol ini?  Hehehe… iya dialah  GUPPY, si ikan cantik yang  sering dipandang sebelah mata.. karena dianggap ikan yang murah dan kurang menarik.. tapi jangan salah untuk guppy dengan kualitas super bisa dijual dgn harga fantastis.. diatas angka ratusan ribu rupiah.. kaget? Hehehe…telat loe.
Ikan ini jadi favorit peternak/breeder krn kemudahan dan banyak jenisnya.. sehingga tdk akan kehabisan pasaran apalagi dengan boomingnya hobby aquascape yg otomatis butuh penghuni baru ikan2 yang cantik di tanknya..

Siapa tidak terpana dg keeksotisan si guppy? Lihat ekornya yang meliuk liuk melambai lambai dengan guratan dan spot warna yang mempesona..
Seperti jenis ikan lain, guppy jg bisa disilangkan demi mendapatkan strain baru dg corak baru dan  melalui pembiakan selektif kita dapat mengembangkan berbagai jenis ikan guppy mewah, unik  dan benar-benar ‘Mahal’.

Habitat asli Guppy (Poecilia reticulate) di danau dan sungai air yang tenang. Hebatnya lagi ikan ini juga dapat bertahan hidup di air payau yang memiliki kandungan garam tinggi.
Nenek moyang guppy asalnya dari wilayah Amerika Tengah dan Selatan.. jadi imigran ke Indonesia pada sekitar tahun 1919an sebagai ikan hias akuarium.. tapi seiring berjalannya waktu  guppy sekarang bermigrasi ke alam liar dan berkembang biak dengan cepat. Bahkan Guppy hampir dapat ditemukan di hampir semua air tawar di Indonesia… ckckckck.
Keindahan Guppy terutama di ikan jenis jantan yaitu di keeksotisan warna dan bentuk sirip, Sedangkan ikan betina biasa2 aja cenderung gendut  dan kusam persis  seperti ikan cupang.

Beternak dan Budidaya ikan Guppy cukup dengan peralatan sederhana, kita sudah dapat melakukan perkembangbiakan ikan ini.. ane malah Cuma di aquascape simpen 5 pasang guppy jadi ga keitung sekarang hehehe.. asyik kaan? 

Biar keracunan Guppy...Lihat nih jenis jenis guppy



Kalau mau serius mari kita mulai proyek ini, pertama2 siapkan dulu :

1. PERLENGKAPAN BUDI DAYA STANDAR
  1. wadah / tempat/ akuarium/ kolam semen dsb.
  2. Aerator  dan filter
  3. Tanaman air standar.. (enceng gondok, hydrilla, demersum, dan tanaman mudah lainnya)
Tempat sebaiknya dibuat beberapa disesuaikan fungsinya
  1. Untuk Pemisahan indukan , 
  2. Untuk Penetasan
  3. Dan untuk Pembibitan dan  peliharaan larva.. (pembesaran)
Ukuran luas wadah dapat bervariasi budidaya ikan guppy, disesuaikan dengan jumlah ikan yang akan dibudidayakan. Sedangkan ketinggian wadah minimal 30 cm, kecuali untuk tempat pembibitandiperlukan lebih tinggi dari 50 cm.

2. PEMILIHAN INDUK BERKUALITAS



Harus diketahui dulu perbedaan jantan dan betina,  dapat dilihat dari penampilan fisiknya. betina guppy ikan bentuk lebih bulat dengan warna yang cenderung kusam dan tidak memiliki sirip yang menjumbai.

Gambar Guppy Betina



Sementara ikan jantan memiliki warna yang kontras dan bercahaya, tubuh lebih langsing dengan sirip menjumbai.

Gambar Guppy Jantan’


Untuk Betina ukuran tubuh ikan biasanya lebih besar daripada pejantan. Indukan siap untuk pemijahan setidaknya usia 4 bulan. Karena kita mengejar Warna dan bentuk ikan guppy yang mantap, maka hal ini sangat ditentukan oleh faktor genetik. Jadi untuk mendapatkan hasil yang baik jelas PILIH INDUKAN BIBIT UNGGUL !!
Tapi untuk memperbanyak variasi bisa  juga dapat mencoba untuk memilih indukan guppy yang ideal untuk mendapatkan keturunan yang lebih baik.

3. PEMISAHAN INDUK

Pisahkan dulu Jantan dan betina sebelum pembenihan biarin bbman aja dulu sementara mereka..hehe.. . Wadah diisi dengan air bersih dan diganti setiap 1-3 hari pertiganya (WC 30%)
Sambil dipisah di beri makan yang bermutu tinggi dengan tujuan untuk mendapatkan banyak sperma untuk pembuahan. Berikan makanan seperti daphnia(kutu air) atau moina atau cacing beku sebanyak 2 x sehari. Hal ini memungkinkan percepatan bila proses pemijahan berlansung.

4. PEMIJAHAN INDUK

Siapkan wadah terlebih dahulu, isi dengan air bersih yang telah diendapkan minimal 24 jam dengan kedalaman kurnag lebih 25 cm
Untuk ukuran akuarium lebar 1 x 0,5 meter, cukup untuk menampung 10 pejantan dan 20 betina ikan guppy.. banyakin betinanya biar jantannya lebih leluasa memilih kecengannya.. hehehe 

Jika memungkinkan menyediakan tanaman air seperti hydrilla, demersum  untuk tempat ikan PDKT dan bercumbu ria. pemijahan ikan dapat dilakukan dalam jumlah besar spy lebih cepat dan praktis. Masukkan betina dulu dipagi hari biar dandan2 dulu ini ikan heheehe kemudian pada sore hari bisa diapeli induk jantan. Proses pemijahan biasanya berlanjut selama 4-7 hari. Betina  segera dipisahkan setelah dibuahi ke dalam wadah penetasan.

5. PROSES PENETASAN

Tempat Penetasan wadah diisi dengan air bersih bersih dan diberi aerasi/filer sedang. Pemberian aerasi tidak terlalu kuat agar tidak mengganggu larva ikan. Kualitas air harus tetap dijaga dengan mengganti air dengan air yang baru ketiga setiap 1-3 hari. Pakan tetap setiap 2 hari dalam bentuk daphnia atau moina atau irisan tipis cacing beku

Jabang bayi (Embrio) akan  tumbuh dalam perut sampai siap untuk dilahirkan. Usia kehamilan, mulai dari pemijahan sampai kelahiran berlangsung 3-4 minggu.. sabar dikit ya..

Ciri-ciri ikan guppy hamil dapat dilihat setelah 2 minggu proses pemijahan. Tanda daerah gelap di bagian bawah anus terdapat tanda bercak kelahiran dan perut sedikit meningkat.. kudu rajin mengamati mbak2 guppy  ini ya..
Ikan guppy betina memiliki kemampuan untuk menyimpan sperma dalam tubuhnya. Sehingga betina bisa hamil sampai 1-3 kali dalam satu konsepsi. Waktu yang diperlukan dari pertama kehamilan kehamilan berikutnya sekitar 1-5 minggu.

Dalam satu kelahiran, ikan guppy dapat menghasilkan kurang lebih 200-500 telur akan tetapi telur belum tentu semua menetas sempurna. Untuk menghindari kanibalisme bayi2 harus segera dipindahkan ke pendederan benih. Jika tidak, kalo pas kelaparan indukannya bias jadi sumanto semua..

6. PEMBESARAN BENIH

Idealnya wadah ditempatkan di ruang terbuka. Karena Sinar matahari diperlukan untuk membentuk warna yang cemerlang pada ikan guppy. Pake wadah akuarium berukuran 1 x 1 x 0,5 meter atau 2 x 2 x 0,5 meter sebagai wadah pembibitan.
Masukkan tanaman air seperti hydrilla, demersum  atau eceng gondok untuk berlindung. Berikan aerasi di akuarium. Isi akuarium dengan air sampai 40 cm. Air perlu diperbarui setiap 3 hari sekali.


7. PEMBERIAN PAKAN
untuk bayi  yang baru menetas tidak perlu di berikan makan tambahan terlebih dahulu karena masih terdapat sisa makan yang masih menempel di perutnya (egg yok) selama kurang lebuh 3-5 hari. Setelah itu, benih dapat diberikan makanan tambahan berupa Artemia (udang-organisme) atau kutu air (Daphnia dan moina) yang telah disaring. Setelah lebih dari 20 hari, dapat di beri kuning telur rebus dan cacing sutra atau cacahan cacing beku.

Setelah Ikan berumur 20 hari mulai dapat dibedakan antara pejantan dan betina. Hanya ikan jantan yang dijual sebagai ikan hias. Ikan betina disimpan aja buat produksi lumayan bisa buat ATM .. hehehe.. Ikan Guppy bisa dikatakan matang dan mampu bersaing dengan kawanan setelah usia satu bulan.


8. PEMASARAN IKAN

ini tantangan sebenarnya..hehehe..tapi tidak sulit memasarkan guppy di pasar ikan hias atau bisa melalui media online dan lain-lain untuk mendapat penghasilan dari budidaya ikan hias Ikan Guppy.

9. SELAMAT MENCOBA DAN GOOD LUCK!!


Saturday, March 28, 2015

Menjodohkan Ikan Diskus

Terus terang sebenarnya sdh lama nih pengin berbagi pengalaman menarik ini, tapi apa boleh buat baru sekarang ada waktu luang buat ngetiknya..hehehehe… Khusus buat sobat-sobat penghobi ikan hias terutama penggemar si ratu ikan air tawar alias discus atau bahasa kerennya Symphosodondiscus, ane punya sedikit pengalaman nih buat dibagi2 terutama untuk penghobi pemula yang ingin mengembang biakkan ikan diskus. Penampakan Diskus di aquascape ane gan..: 


Dirumah ane punya koleksi discus red Marlboro, bluediamond, leopard snake skin, dan golden pigeon. Nggak banyak sih tapi lumayan bisa menghibur dan menghilangkan stress karena duduk berjam2 didepan computer.. Nah karena mungkin disimpan di satu akuarium itulah maka terjadilah cinta lokasi antara betina bluediamond dan si jantan Marlboro. Ciri-cinya terlihat ketika discus yang lain sibuk cari makanan di sela2 Peacock Moss dan batu2 yang ditumbuhi Riccia Fluitans, kedua sejoli ini asyik mematuk matuk pipa pralon yang sengaja ane pasang berdiri, yang ternyata nantinya berfungsi juga untuk menempelkan telur hasilPDKT si Marlboro ke Blue Diamond. Nah..untuk memuluskan percintaan mereka maka kedua sejoli itu ane pindahkan ke tank aquarium khusus pembiakan yang lebih romantis…hehehe Kemudian ane pantau percintaan mereka seperti dibawah ini : 














Hari Pertama
si Blue bertelur Si Blue betina berenang menengadah keatas sambil menempelkan telur2 nya di pipa pralon arah sejajar keatas, disusul si Marlboro Pejantan yang langsung membuahinya dengan gaya yang sama menengadah sambil berenang keatas. Proses ini memakan waktu kira2 satu jam… 


Hari kedua (24 jam setelah dibuahi) 
Dua sejoli ini menungguin telor yang sudah dibuahi sambil terus meniup dan mengipas2i telur dengan siripnya. Sampai tahap ini telur yang tidak dibuahi akan tampak berwarna putih susu dan mulai dibayangi jamur. Sementara telur yang dibuahi akan tampak bintik titik hitam 2 yang nantinya rupanya itu adalah mata si jabang bayinya…hehehe… Supaya telur yg tidak dibuahi yg sdh mulai membusuk dan berjamur tidak menularkan jamur ke telur yang sehat sebaiknya dimasukkan larutan Methelyne Blue yaitu larutan untuk melindungi telur supaya tidak tertular jamur. 
Ada teori dari buku2 maupun dari mbah google bahwa kalo dalam proses telur sampai menetas sebaiknya pipa pralon ditutup dengan ram kawat untuk menghindari telur dimakan induknya, tapi untuk kasus dirumah sama sekali tidak dipakai teori itu, biar menetas sealamiah mungkin karena ane masih meyakini kalo telor2 itu adalah buah cinta mereka, jadi ga mungkin dimakan… dan ternyata memang nggak dimakan,..hehehehehe…  

Hari ketiga (36 jam kemudian) 
Telur yang sdh dibuahi mulai menetas dengan ditandai munculnya ekor2 kecil spt jarum yang bergerak gerak lincah menempel ditelur. Si induk makin semangat menyambut kelahiran jabang bayi dengan terus mengipasi dan meniup udara ke telur supaya bisa terlepas anakan (burayak) dari telurnya. Sampai disini pakan untuk indukan tetap terus diberikan supaya tetap kenyang sambil menjaga anak2nya… tapi jangan lupa kotorannya harus disifon/disedot biar tetap bersih ruang bersalinnya…wkwkwkwk Hari kelima Burayak/anakan Diskus mulai lepas dari telur tapi masih menempel di pipa pralon, sang induk dengan kasih sayang memindahkan anak2nya ketempat yang lebih aman. Biasanya ke pojokan aquarium supaya bisa lebih tenang mengawasi anak2nya yg sudah mulai loncat loncatan. 

Hari keenam 
Anakan mulai bisa berenang dan mulai berenang berlarian dari pralon ke tubuh kedua induknya..oiya..induk jangan dipisahkan biar dua2nya merasakan mengasuh anak.. biar dua2nya ikut bertanggung jawab.. 

Hari ketujuh 
Anakan sudah mulai menempel ditubuh kedua induknya bergantian untuk memakan lendir2 ditubuh induknya dalam per’diskus’an istilah ini disebut menyusui.. karena burayak/anakan belum biasa memakan selain lendir induknya. Proses ini bisa memakan waktu 10 sampai 20 hari. berhubung kedua induknya sudah mulai berebut mengasuh anak efeknya mereka bertengkar dan sebelum jatuh talak ke blue diamond maka si blue ane pindahkan ke tempat asal biar bisa refresh dulu.. dan pengasuhan burayak sekarang dipegang oleh pejantan Marlboro Hari kelimabelas Anakan sdh bisa makan sendiri dan sudah mulai berenang dengan normal, dan bentuk tubuhnya jg sdh mulai membulat. Untuk Tahap ini anakan/burayak sudah bisa diberi pakan artemia atau bisa juga kutu air. Karena sudah bisa berenang dan makan sendiri jadi sudah waktunya anak-anak discus ini dipisah dari induknya, supaya sang induk bisa bercinta lagi…. 

untuk lebih jelasnya silahkan lihat proses jurnal percintaan diskus ane yg sempet ane abadikan di you tube



Begitulah pengalaman ane menjadi mak comblang percintaan si cantik Blue Diamond dengan Si Ganteng Red Marlboro.. sebenarnya mudah mengembangbiakan discus, kuncinya adalah air selalu kondisi bersih setiap hari disedot / disifon kotorannya kemudian ditambah air baru sebanyak kita menyedot air berserta kotoran tsb. Air harus dalam keadaan hangat kira2 30-32C, untuk mencapai suhu segitu harus dipasang penghangat heater. Dan tentu saja pencahayaan yang cukup serta pakan yang berkualitas Okayyy??....Selamat mencoba , semoga bermanfaat!

Saturday, September 20, 2014

EMERSED?.. kenapa tidak??

Postingan kali ini ane mencoba mengupas sistem cara tanam yang lain dari biasanya.. yaitu cara EMERSED / DSM (Dry Start Method) atau menanam dgn cara kering diluar air/tank atau di darat.  Semua berawal dari stok tanaman karpet  yang layu, ancur bahkan mati (tepatnya 1/2 mati). misalnya cuba (Hemianthus callitrichoides), hg (hairgrass), glossostigma, kenapa mati karena ternyata di tempat asalnya (petaninya) rata2 mereka menanam tanaman tersebut di DARAT.. iya di darat alias bukan tanaman yang dibiakkan di dlam air (tank). Tentu saja untuk orang awam pasti stress, tanaman waktu beli hijau segar, subur begitu ditanam dalam 2-3 hari langsung menguning, lalu berguguran dan molting.. akhirnya frustasi dan nyerah..
tapi Eiittt.. tunggu dulu.. itu bukan 100% salah anda, tapi memang tanaman yg ditanam masih tanaman darat, dan hampir dipastikan proses adaptasi akan gagal kalao lagsung ditanam di dlm tank yg full air.. karena jelas waktu ditanam di darat tanaman cukup mendapat cahaya yang super highlight langsung dari Yang Maha Kuasa yaitu SINAR MATAHARI, dan nutrisi yang stabil di substrat karena tidak tergerus/terbawa air menjadikan tanaman puas menyedot nutrisi dan energi yang melimpah. itulah kenapa tanaman emersed/darat lebih hijau, subur, cepat mengarpet & kuat.
Untuk itulah marilah kita belajar menyesuaikan kebutuhan tanaman dengan cara mengikuti  proses alamiah pertumbuhannya ... yaitu di darat!! terutama tanaman karpet yang lama menyebarnya.. minimal kita akan terhibur melihat pertumbuhannya yang pesat  tanaman yg selama ini bikin kita frustasi...




Minggu pertama





Minggu keempat








  




Minggu ke delapan









                           Minggu ke 12
















setelah minggu ke 12 sdh bisa mulai sedikit demi sedikit diadaptasikan ke dalam tank.. dan mulai diisi air full.

PERCOBAAN  :  
  1. ambil lumpur sawah/tanah merah/pasir malang  untuk media tanam (substrat) campurkan dgn pupuk dasar atau pupuk NPK (pupuk tanaman darat jg bisa)  atau pakai substrat bekas tanaman cuba yg di cup jg bisa.
  2. masukkan kedalam wadah bisa nampan, baki, styrofoam, gayung atau apalah yg bisa menampung substrat.. lebih bagus langsung aplikasikan ditanknya jadi ga perlu pindah2 tanaman & substrat.
  3. basahi dengan air yang dicampur pupuk cair.
  4. taruh diatasnya tanaman carpet cuba/hg/glosso kita yang sebelumnya sudah sekarat.
  5. semprot dgn campuran air + pukcir.
  6. simpan di tempat yang terkena cahaya matahari langsung supaya proses fotosintesisnya ciamik..
  7. sore semprot lagi daun2nya... air semprotan jangan sampai menggenang supaya tidak menumbuhkan alga yg liar.
  8. belajar sabar dan tunggu sampai 1-2 bulan sambil setiap hari melakukan treatment rutin spt diatas, dijamin tanaman yang sekarat sekarang menjadi rimbun dan akar menancap kuat di substrat.
  9. setelah 3 bulan ketika tanaman sudah menutup rapat semua substrat.. coba isi air 1/4 tank. buat adaptasi awal.
  10. mulai adaptasikan ke tank dgn memasukkan CO2 (disarankan), pasang lampu medium-highlight, filter dan equipment aquascape lainnya.
  11. mulai perawatan rutin harian dgn rajin memberi nutrisi tambahan pukcir dan ganti air minimal seminggu sekali.
  12. karena akar sdh menancap kuat di substrat maka proses adaptasi tanaman akan mudah, daun2 tua menguning dan lepas digantikan daun tunas baru yang sdh 100% kondisi di air mulai numbuh...
  13. mulai menikmati proses runner (penyebaran) tanaman karpet... dan rasa stress dan frustasi kini berubah menjadi bahagia.... hehehehhe...



buat tnaman hairgrass cocok banget....cupang jadi bahagia..hehehehe

terakhir... 
SELAMAT MENCOBA..SEMOGA BERMANFAAT ..DAN...KEEP NGOBOK!!!.

Sunday, October 20, 2013

Hilangkan Minyak Dipermukaan Air dengan "SURFACE SKIMMER" DIY

Banyak sekali pertanyaan mengenai permukaan air yang  berminyak/ berlemak.. disamping mengganggu pemandangan juga memperlihatkan tanknya kurang sehat.. untuk itulah masih seputar DIY (Do It Yourself), kali ini ane mau berbagi tentang cara buat Surface Skimmer. Apa itu Surface Skimmer?  Surface Skimmer adalah salah satu alat penting  didunia  aquascape. kenapa penting? karena alat ini dapat memperindah dan membuang pemandangan yg kurang enak terutama dipermukaan air tank yg sering dipenuhi lemak dan minyak  yg cukup mengganggu.. jadi fungsi alat ini adalah untuk menyedot lemak dipermukaan air, supaya  tank anda terlihat lebih kinclong kalo dilihat dari atas..jadi kesimpulannya bukan cuma artis aja perlu sedot lemak.. tank juga perlu lipposuction.. hehehehe...

OK.. pertama2 siapkan dulu peralatan2 sederhana (barang bekas aja... maklum aliran kita adalah ngiritisme) yaitu :











1. Botol bekas air mineral ( isi 1 liter )
2. gunting / cutter
3. busa/sponge
4. filter powerhead

Setelah peralatan disiapkan  mari kita mulai kerjakan..
Langkah 1







 










potong bagian pinggul botol kira2 10 cm dari pantat botol  (atau disesuaikan tinggi akuarum) dan gunting ujungnya membentuk gigi2.. gunanya nanti untuk menyaring kotoran permukaan air.

Langkah 2










Masukkan lobang mulut botol ke selang saluran input  Filter. gunanya untuk supaya filter menyedot kotoran lewat  botol..

Langkah 3










Masukkan sponge/busa kedalam botol (bisa juga tambahkan bioball/ring ceramik) gunanya untuk menyaring/filter air yang masuk melalui botol

Langkah 4







 



tempatkan filter di tank dengan posisi pantat botol yg telah digunting2 berbentuk gigi menghadap keatas  dan gigi2nya muncul dipermukaan..gunanya untuk menyaring/menahan kotoran2 yg besar spt daun2 yg mengambang.

Langkah Terakhir ....
Nyalakan filter... dan lihat permukaan air yg penuh lemak dan minyak akan tersedot  termasuk kotoran2 lainnya ke dalam filter.. dalam hitungan menit permukaan air akan kinclong lagi... hehehehehe... praktis kan?? ngga perlu beli surface skimmer  yang mahal..  

Tank jadi kinclong lagi permukaannya..







Selamat Berkreativitas... !!! GO DIY!!

Skema nya sbb :











Cara Kerjanya :
Ketika filter dinyalakan,  air di permukaan yg penuh minyak / lemak akan tersedot filter melalui lobang botol yang menganga dipermukaan.. secara otomatis lemak tersedot, tercampur dan tersaring kotoran2 beserta minyak2nya nya di filter dan akhirnya dikeluarkan lagi sebagai air bersih bebas minyak....dan permukaan tank jadi kinclong lagi... hehehe

Thursday, June 20, 2013

AQUASCAPE DISKUS?

Kenapa tidak? memang masih menjadi kontroversi dan perdebatan...Diskus dan Aquascape.. keduanya sama- sama menggambarkan keindahan, yang satu fauna cantik yang tidak diragukan keindahannya, satunya lagi penyusunan flora/tanaman yang sudah pasti menampilkan keindahan yang lain. Tapi sayangnya dua keindahan itu saling bertolak belakang, diskus membutuhkan suhu hangat (27-30) untuk mempertahankan keindahannya sedangkan aquascape justru membutuhkan suhu yang dingin (24-27) untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan keindahannya. Walaupun di alam aslinya juga diskus hidup di rawa-rawa yang tentu saja banyak tanaman-tanaman  air yg hidup.. Naaahhh... kalo dialam aslinya aja bisa hidup berdampingan pasti di akuarium juga bisa diwujudkan.. tentu saja dengan memperhatikan toleransi masing2 habitat keduanya.
Kuncinya sudah ketemu, harus dicari habitat yang bisa mentoleransi kebutuhan keduanya.. dalam hal ini suhu.  harus dicari suhu yang pas buat diskus dan suhu yang pas buat tanaman atau tepatnya tanaman apa yg bisa menyesuaikan suhu yg nyaman buat diskus.

Kita mulai dari penyusunan aquascapenya dulu. pertama kita cari tanaman yang cocok buat di suhu normal 27 derajat. Tanaman jenis microsorium/vern  sangat cocok buat suhu ini, kita bisa pakai windelov, java vern, taiwan vern dan lectus. Jenis lain juga bisa kita masukkan seperti cryptocorine, Huderoi, Anubias, tiger lotus, dan berbagai macam moss juga bisa kita masukkan seperti ricardia, pelia, javamoss, peacock, dll. dan yang terpenting HINDARI TANAMAN2 REWEL!! seperti Aponegetonn madagascar dan Hengkelianus.. karena kedua tanaman ini optimal hanya disuhu rendah. Supaya Diskus tetap menonjol perbanyak tanaman warna hijau, untuk aksen merah cukup pakai tiger lotus. Untuk menemani diskus bisa dimasukkan ikan cantik lainnya seperti neon tetra, cardinal.. kenapa ikan2 kecil? supaya tetap diskus yang ditonjolkan.
dan yang nggak kalah penting adalah, dalam hunting/pencarian diskus diusahakan dapat diskus yang memang sudah terbiasa dengan suhu normal (tank tanpa pemanas/heater)
Akhirnya masalah dan kontroversi terselesaikan.. tanaman subur dan diskus hidup bahagia.. hehehe. .selamat berkreativitas!!

Berikut  video tank aquascape diskus ane di you tube..

 

Terima Kasih sudah mengunjungi SIMPLE AQUASCAPE..





Monday, December 24, 2012

Aquascape tanpa CO2 Injection

Baca judul diatas pasti geleng2 kepala... serius nih tanpa CO2 injection???...
yup, betul  aquascape tanpa CO2 tapi tetep subur, ijo royo royo bahkan pertumbuhannya pesat. Masih ngga percaya? ane buka triknya.. 
ternyata simple, pertama kita harus pahami dulu tanaman apa aja yang cocok untuk aquascape jenis ini. sebelumnya kita harus tau dulu kalau fungsi CO2 adalah untuk proses fotosintesa  yaitu proses 'memasak' dan mengirimkan 'sari makanan' dari daun ke akar. sehingga akar bisa bertumbuh.  Nah bisa tidak kalo tanaman tanpa CO2 berfotosintesa?  jawabnya bisa.. terutama tanaman yang tidak berakar dan tanaman yang hidup dicahaya rendah. Tanaman2 ini menyerap nutrisi dari air, pasir dan sampah2 daun yng membusuk.. dan sebenarnya dalam airpun ada kandungan CO2nya terutama kalo kita ganti air (WC).. ataupun dari siklus perputaran air melewati filtrasi itu juga ada kandungan CO2 meskipun tidak sebanyak CO2 injection.
Beberapa jenis tanaman ini antara lain :
  1. Berbagai jenis moss : javamoss, peacock, fire, christmas, phelia, fissiden,  flame, wepping, singapore 
  2. berbagai tanaman mengambang : riccia fluitans, enceng, lotus, eceng gondok,
  3. berbagai jenis rumput2an : tenellus, hairgrass pendek (Eleocharis Acicularis) , hairgrass japan, subulata, Marsilea,
  4. berbagai jenis fern/parasit: javafern, Trident, Tropica, Windelov, Phillipine.
  5. berbagai tanaman akar batang/rizome : Anubias, Bolbitis, Hydrocotyle, Microsorum, Utricularia, Lilaeopsis.

Tanaman2 diatas rata2 bisa ditanam di aquascape tanpa injeksi CO2. selama memenuhi beberapa syarat sebagai berikut :
  1. Suhu dibawah 28 (bisa dengan chiller, kipas, blower, AC)
  2. cahaya sedang-tinggi
  3. asupan pupuk cair rutin (pemicu pertumbuhan)
  4. rajin WC 20% seminggu sekali.

berikut hasil percobaan aquascape ane yang 100% tanpa CO2 

spesifikasi tank :
Ukuran : 120x50x50
flora : peacock moss, java moss, riccia, javavern, windelov, anubias nana, anubias coffeola, tenellus, cabomba, hygropillga difformis, cuba, us fissiden, anubias bateri, waterlily, glosso (sengaja banyak flora dimasukkan untuk pengamatan karakter tanaman)
fauna : diskus, penguin, cardinal
light : TL jebo 30 watt
coller : 2 mini cooler (laptop cooler),  2 mini fan
100%   NO INJECT CO2!!




























TANK UDANG 
Spesifikasi tank :
Ukuran : 60x34x35
flora : peacock moss, ricardia moss, valesneria gigantea, glosso, windelov
fauna : redbee, blackbee, red fire, yellow fire, amano shrimp
light : leutech 23 watt
coller : fan cooler AC 15cm


 














Spesifikasi tank :
Ukuran : 80x40x40
flora : peacock moss, java moss, javavern, windelov, anubias, hygropillga difformis,red lotus
fauna : diskus, BW manvis, cardinal,brushmouth, SAE
light : Phillips 23 watt
coller : 2 mini cooler (laptop cooler),  2 mini fan
 



 atau yang lebih sederhana spt di bawah ini :
spesifikasi tank :
Ukuran : 60x40x40
flora : peacock moss, javavern, windelov, anubias
fauna : discuss, SAE, CAE
light : Phillips 23 watt
coller : 2 mini cooler (laptop cooler)  



semua aquascape diatas 100% tanpa injeksi CO2, tapi tetap ijo royo royo kan? jadi nggak ada alasan  untuk tidak buat aquascape  hanya karena peralatan CO2 mahal kan??
hehehehe.. selamat berkreasi..!



Tuesday, December 11, 2012

Membuat Air Terjun di Aquascape

Sebenarnya sudah lama pengin posting artikel ini tapi disimpen dulu,  karena banyak pertanyaan  yg masuk ke email, akhirnya posting juga....daripada penasaran  hehehe...
Pernah liat gambar atau video penampakan aquascape/aquarium yang ada efek air terjunnya? pasti takjub ya.. gimana tidak di dalam air bisa ada air terjun..hehehe... sebenarnya itu bukan air terjun, tapi efek dari pasir putih lembut yang diangkat keatas trus dijatuhkan ke wadah tertentu dan diangkat lagi keatas.. seperti itu siklusnya. Bingung? ... oke biar nggak bingung ternyata simple dan mudah banget, ane kasih tau triknya, sebelumnya siapkan dulu alat2nya..tentu saja yang gratis aja ..biasa barang2 bekas..hehehehe.. (hemat pangkal paha..eh..kaya)

bahan yang disiapkan :
  1. Pipa Pralon diameter 1/2 inch atau 3/4" kira2 ukuran 25cm atau terserah ketinggian waterfallnya..
  2. sambungan pralon untuk belokan
  3. obeng (untuk melobangi pralon)
  4. selang aerator
  5. media penutup (untuk menutupi pralon dan jadi media jatuhnya pasir, bisa batu2an, kayu atau apa ajalah silahkan berkreasi)
  6. dan tentu saja aerator double output (pembangkit udara/gelembung) nantinya dua output di satukan menjadi 1 (satu) output dengan sambungan 'Y'  atau 'T'.
Sudah Siap?  Mari kita mulai kerja..
1. buat rongga di ujung pralon untuk tempat pasir masuk 


2. buat lobang seukuran selang di sudut (tengah) sambungan belokan pralon pvc dengan obeng yang dipanaskan.

3. masukkan selang melalui lobang tersebut tarik sampe ke ujung pralon pvc

4. pasang aerator diujung selang dan simpan diujung bawah pralon pvc
5. pastikan ujung aerator sejajar dengan dasar pralon

6. langkah terakhir,  masukkan pipa pralon kedalam air dengan posisi ujung selang aerator dibawah, nyalakan aerator kalo air bisa menyembur dari ujung pralon berarti proses berhasil, tinggal tempatkan ujung bawah pralon di dasar pasir lembut...
tunggu sebentar pasti pasir terangkat dan jatuh berhamburan disekitar pralon, supaya pasir tidak berhamburan dan bisa terkumpul buat wadah penampungnya.. dibuat sedemikian rupa sehingga tumpahan pasir balik lagi terhisap pralon.
akhirnya...beresss... tinggal kita berkreasi buat tebing2 atau apalah untuk mengkamuflasekan pralon, bisa dengan dililit moss buat menutupi pralon, atau kita tumpuk batu2an menyerupai tebing2 batu di sungai2..

Skema penampangnya kira2 seperti dibawah ini :


Naahh....untuk aplikasinya ke aquascape bisa dilihat di video  tank koleksi pribadi yg ane upload ke you tube bawah ini.. silahkan berkreasi sendiri.



Sumber Video : You Tube koleksi pribadi