Saturday, November 5, 2016

MENANAM MOSS CARA EMERSED atau DSM (Dry Start Method)


 [​IMG]
Postingan artikel ini sebenarnya sdh pernah saya muat di SINI , tapi spy racunnya lebih menggurita lagi saya bikin juga artikel yang sama di blog ini. Untuk Aquascaper dan para koboker pasti sdh tidak asing dengan istilah DSM (Dry Start Method) atau Emersed yaitu menanam tanaman aquascape dengan cara kering (tidak didalam air). Jadi tidak selamanya aquascape ditanam dalam air (Submersed) tapi untuk membentuk biota khusus dalam hal ini mengejar bentuk dan design senatural mungkin dan mempercepat proses pembentukannya dibutuhkan system tanam secara kering (Dry Start Method/DSM). Untuk DSM kali ini saya coba berbagi menanam tanaman aquascape yg tidak biasanya ditanam secara DSM yaitu MOSS.

Orang biasanya berpendapat moss akan lebih baik ditanam secara lagsung di dalam tank dalam kondisi fullair (submersed) supaya nantinya tidak perlu adaptasi lagi kalo keluar tunas daun airnya. Memang betul untuk jenis2 moss yg susah adaptasi sebaiknya langsung ditanam dlm kondisi submersed. Tapi ada moss unik yg akan tumbuh natural dalam kondisi kering (lembab) dan ini salah satu moss yg saya suka krn bentuk uniknya, yaitu US FISSIDEN FONTANUS.

Supaya lebih makjlep efek racunnya nih saya kasih gambar penampakan moss US FISSIDEN FONTANUS

[​IMG]


Sy dulu pernah membuat tank fissiden dengan cara DSM , sayangnya belum sempet didokumentasikan sdh berpindah tangan.. hiks hiks.. :cry: krn dulu masih sekedar hobby ngga terfikir untuk dibagi2kan proses jurnal pembuatannya.. tapi jangan kuatir saya masih menyimpan arsip digitalnya yaitu sumber link aslinya yg sebenarnya cukup heboh tahun 2012an, tapi ngga ada salahnya saya bagikan karena tidak ada ilmu yang kadaluarsa..:jempol:

Ok.. kalo sudah dilap ilernya akibat efek racun tadi.. Langsung kita mulai aja ramuan racunnya hehehehe…
kita nantinya akan membuat tank aquascape ukuran 70x40x40 seperti ini :
[​IMG]
Gimana? sdh mulai terasa denyut2 racunnya hehehehe... mari kita mulai buat ramuan2 racunnya

Langkah 1
Bentuk dan susun layout tank sesuka kita, tentu saja karena kita mau membuat tank moss jadi tidak diperlukan pupuk dasar cukup pasir dan batu2an saja..
[​IMG]
Batu bebas cari aja batu kali, tapi cari yg bentuknya artistik ya.. jangan batu buat pondasi lho.. hehehe


Langkah 2
Siapkan moss fissiden atau java moss juga bisa tapi sy lebih suka fissiden krn daya tahan tumbuhnya sdh teruji.
[​IMG]

Langkah 2
Blender moss (iya blender) spy moss fissiden ancur spt bubur
[​IMG]


Langkah 3
Semprot dan basahi batu2 dan media tnam karpet (pasir) sekitar batu
[​IMG]


Langkah 4
Tempelkan bubur fisiden di batu (ngga perlu dilem) cukup letakkan dan tekan2 aja di sela2 atau dipermukaan batu sesuai selera.
[​IMG]

Jangan lupa taburkan juga dipasir untuk karpet moss nantinya.
[​IMG]

Langkah 5
Tutup rapat tank sampai kira2 seminggu, tujuannya utuk menjaga kelembaban yg maksimal sesuai kebutuhan hidup dialam aslinya
[​IMG]

Langkah 6
Setelah seminggu sdh bisa kita isi air dan langsung pasang lampu untuk merangsang fotosintesa moss
[​IMG]

Setelah 3 minggu akan terbentuk pertumbuhan fissiden yg natural bingits

[​IMG]

Lihat dari sisi dekat pertumbuhannya
[​IMG]
[​IMG]

[​IMG]
Gimana? sdh mulai merasuk racunnya? hehehehe... selanjutnya tinggal perawatan rutin sering ganti air dan pemberian pukcir rutin, jangan lupa atur suhu tetap dibawah 27 dan untuk memaksimalkan pertumbuhannya bisa inject CO2.. kalau belum tau cara memperoduksi CO2 bisa baca2 artikelnya  DISINI ,
Akhirnya... Selamat keracunan dan salam ngobok!!

Reaksi:

6 komentar:

  1. numpang nanya master jajuk
    posisi moss sa'at di blender dalam ke adaan kering atau basah?
    di blender nya sampai sehalus mana?
    langkah ke 5 tank di taruh di bawah sinar matahari tidak langsung atau di ruangan saja?

    terima kasih master. :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. moss keadaan lembab/basah, ngga perlu halus2 banget yang penting bisa spt bubur jadi mudah ditempelkan ke batu2an, diluar ruangan ken amatahari lebih bagus, didalam ruangan jg bisa dengan cahaya medium-high

      Delete
    2. Makasih jawaban nya master..
      Oh iya, lumut yg nempel di tembok-tembok batu bata yg lembab itu jenis fissiden kah master?

      Delete
    3. bukan, itu lumut darat, jadi tdk bisa diaplikasikan di dalam air nantinya.

      Delete
    4. Hmm..
      Makasih master jajuk untuk ilmunya.

      Terus ngobok master.
      Jangan lupa bagi-bagi ilmu nya :p

      Delete
  2. Salam kenal mastah..
    1. Pasir malangnya bener2 kering atau tergenang air atw lembab sedikit air?
    2. Kalo di dalem ruangan di tutup plastik perlu make kipas/fan gak buat jaga suhunya?
    3. Tiap pagi sama sore perlu di semprot air gak?
    4. Kalo di tempel di pasir malang, pasir malangnya yg halus apa kasar??

    Sy punya tank 30 cm,butuh lampu brp watt yah?? Terima kasih banyak

    ReplyDelete